Tempat: JL.Harapan Jaya ( Terminal Madani ) Pontianak. Adapun kegiatan dalam tes kenaikan tingkat tersebut meliputi : 1. Test keSHan / ( Kepribadian dan sejarah berdirinya PSHT ) 2. Test Aus Dower ( Fisik dan mental ) 3. Test Materi ( Senam,jurus,belati,kripen,toya ) 4. Keterampilan Sambung ( Sparing Partner )
2 Tidak membutuhkan banyak ruang. 3. Lebih mengutamakan mengelak, memindahkan serangan lawan dan mengunci dari pada membenturkan tenaga. 4. Banyak menggunakan tenaga lawan dengan memanfaatkan keseimbangan badan serta saat-saat dimana lawan sedang dalam posisi tidak seimbang, sehingga dapat menghemat tenaga
ViraDitiktok️#SISWAATLETPSHTPAPUA#PELATIHPSHT DI#BANTING3KALIjatahan psht,jatahan psht jember,jatahan warga psht,jatahan warga psht ini merupakan tradisi ps
5 PETA MERAH PUTIH BERDIRI TEGAK; Berani karena benar takut karena salah. Merah berarti berani; sedang putih menyimbolkan kesucian.Kebernaran harus ditegakkan dengan kesucian diri. Siswa SH/Warga SH haruslah berani menegakkan kebenaran dan keadilan dimuka bumi ini namun harus dilandasi kesucian diri (tanpa pamrih/imbalan/pujian) 6.
Sabtu 22 Januari 2011 Materi Latian Pencak Silat di PSHT 2: Ke-SH-an, Sambung dan Pernapasan 2.1.9 Ke-SH-an a. Pengertian adalah suatu ajaran pembinaan mental spiritual dalam usaha membentuk manusia berjiwa setia hati. b. Tujuan: Membina menjadi manusia berbudi luhur tahu benar dan salah. c. Pelaksanaan:
DalamPSHT kita tidak hanya belajar pencak silat atau berorganisasi tapi lebih dari itu maka dari kita mengenal adanya 5 dasar PSHT, meliputi : 1. Persaudaraan 2. Olahraga 3 Beladiri 4. Kesenian 5. Kerohanian / Ke SH an 1. PERSAUDARAAN :
. KESHAN Perguruan Setia Hati Terate Berikut ini adalah keshan dari psht =>3 SIKAP ORANG SH menunjukan keahlian di muka boleh menerima barang yg tidak sahbarang curian boleh mencari musuh?masalah=>Catur kpd tuhan kepada orang kepadaguru atau kepada nusa &bangsa=>mo5mo limo/ lima M alkohol atau sejenisnya perempuan narkoba atau sejenisnya Sekian artikel dari saya tentang keshan psht, semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam seduluran
Materi PSHT Dalam Psht ada materi tehnik yang telah dibakukan lewat Musyawarah besar Persaudaraan Setia Hati Terate. Meskipun sekian tak tutup peluang ada sedikit ketidaksamaan pada cabang satu dengan yang lain atau pada komisariat tentang langkah pemberian materi serta materi tersebut, pada intinya materi yg senantiasa di berikhan Jurus 1 – 35 serta jurus Yang Ke 36 diberikan sesudah di syahkan Jadi warga tingkat 1 keseluruhan 36 jurus Senam Basic 1- 90 Jurus Toya 1 – 15 Senam Toya 1- 25 Pola langkah Krippen. Ke -SH-an Tingkatan siswa PSHT sesuai sama dg AD/ART yaitu 1. Polos2. Jambon3. Hijau4. Putih kecilTingakatan warga dalam PSHT ada 3 1. Warga tingkat I2. Warga tingkat II3. Warga tingkat IIIMATERI LATIHAN A. TINGKAT POLOS1. Materi Tehnik ;a. Senam Basic 1 ~ 30b. Jurus 1 ~ 4c. Pasangan 1 ~ 4d. Senam Masal 1 ~ 102. Materi Fisika. Sambung, tanpa ada Bukaan,b. LariB. TINGKAT JAMBON1. Materi Tehnik ;a. Senam Basic 1 ~ 60b. Jurus 1 ~ 13c. Pasangan 1 ~ 13d. Senam Masal 1 ~ 20e. Senam Toya 1 ~ 102. Materi Fisika. Sambungb. Solo Speel tangan Kosongc. LariC. TINGKAT HIJAU1. Materi Tehnik ;a. Senam Basic 1 ~ 70b. Jurus 1 ~ 20c. Pasangan 1 ~ 20d. Senam Masal 1 ~ 40e. Senam Toya 1 ~ 15f. Jurus Toya 1 ~ 5g. Kripen Salaman 1 ~ 5h. Kripen Tusukan 1 ~ 52. Materi Fisika. Sambungb. Solo Speel dengan senjata Toya atau pedangc. LariD. TINGKAT PUTIH1. Materi Tehnik ;a. Senam Basic 1 ~ 90b. Jurus 1 ~ 35c. Pasangan 1 ~ 35d. Senam Masal 1 ~ 60e. Senam Toya 1 ~ 25f. Jurus Toya 1 ~ 15g. Kripen Cekikan, Jambakan, Dekapanh. Kripen tusukan 2. Materi Fisika. Sambung kripen, tehnik berlaga,b. Seni ganda, Tangan kosong atau bersenjatac. LariStep Persiapan Latihan serta Materi Fisik Senam, Tehnik Basic, Jurus, gunakan, kuncian, belaan belati, Senam toya &Jurus ToyaMulai sejak awal kita tahu kalau PSHT mengajarkan pencak silat sebagai media untuk mendidik manusia berbudi pekerti mulia. Tetapi apakah pengertian serta bagaimana latihan pencak silat itu semestinya dikerjakan, belum di ketahui oleh semuanya pelatih PSHT. Tersebut disini sebagaian penjabaran materi Pencak Silat dalam PSHT seperti yang dipahami dalam Penataran pelatih PSHT PERSIAPANStep persiapan yaitu satu saat untuk menyiapkan berlangsungnya latihan. Step persiapan mencakup semua suatu hal mengenai “APA – SIAPA – DI MANA – KAPAN” atau bila di uraikan seperti berikut 1. APA Materi serta saat latihanPerlengkapan2. SIAPA Pelatih serta siswa3. DI MANA Tempat latihan4. KAPAN Hari atau jam latihanJENIS MATERIMateri dalam Persaudaraan Setia Hati Terate mencakup 1. Pembinaan Inti, terbagi dalam Senam Basic, Pelajaran Basic, Jurus, Gunakan, Pelepasan Kuncian, Belaan Belati, Senam Toya serta Jurus Pembinaan Tehnik serta Taktik, terbagi dalam Pola Langkah, Pola sambut, Pemakaian Gunakan serta Pembinaan Fisik4. Pembinaan Ke-SH-an5. Pembinaan PernapasanSENAM DASARa. PengertianSenam Basic yang di ciptakan Bpk, Irsyad Alm yaitu beberapa gerakan yang disusun berurutan sejumlah 90 jenis serta dikerjakan ditempat tak mengambil langkah atau jalan. Melatih basic gerakan jurus Membuat otot-otot besar/kecil untuk mendukung lakukan gerakan dengan baik serta benar Melatih terbentuknya sikap koordinasi Pembentukan sikap yang benar sikap kuda-kuda, badan serta tangan Pembentukan gerakan yang benar arah, lintasan Koordinasi sikap Kekeliruan mesti selekasnya dibetulkan Pemberian aba-aba dari lambat, teratur bertambah ke cepat serta mendadak Aba-aba pelan/lambat untuk membuat unsur fisik keseimbangan serta ketahanan Merangkaikan sebagian gerakan jadi senam beregu atau senam massal Pelajaran Dasara. Pengertianyaitu inginalan beberapa basic gerakan pencak silat serang-bela diantaranya 1. Belaan pembuangan-tangkisan-hindaran/elakan-pelepasan kuncian-tangkapan Belaan yaitu satu usaha mempertahanka diri yang dikerjakan baikdengan tangan ataupun kaki sewaktumenerima macam belaan diantaranya a. Pembuangan Pembuangan yaitu tehnik belaanbyang dikerjakan dalam kondisi memaksa dengan jalan buang tenaga serangan TangkisanTangkisan yaitu tehnik belaan lewat cara mengadakan kontak segera benturan pada serangan lawan, dengan jalan membendung atau mengalihkan serangan. Beragam posisi dalam menangkis bisa dikerjakan, baik dengan mengambil langkah ataupun diam di tempat, dengan mempertimbangkan posisi paling baik atau untungkan untuk lakukan serangan balasan yang cepat. Yang butuh diperhatika dalam tangkisan yaitu koordinasi pada sikap kuda-kuda, sikap badan serta sikap tangkisan terbagi dalam dua jenis, yakni Tangkisan benturan dengan tangan Tangkisan benturan dengan kaki c. Hindaran / elakanHindaran/elakan yaitu tehnik belaan lewat cara memindahkan tujuan dari lintasan serangan. Tehnik elakan bisa dikerjakan lewat cara Mengambil langkah dengan satu kaki Di tempat Memindahkan dua kaki Elakan yang baik yaitu bisa menghindari serangan serta bisa lakukan gerakan lanjuta pola sambut dengan baik. Pelepasan kuncian yaitu usaha untuk melepas diri dari tangkapan lawan, dikerjakan lewat cara memakai satu tangan atau dua Serangana. dengan tangan pukulan-colokan- tebasan sodokan-sikutan-kuncianb. dengan kaki tendangan-dengkulan-menjatuhkan serampang, ungkit, sapuBeberapa macam serangan yang. bisa dikerjakan itu bisa di uraikan seperti berikut a. Serangan dengan tangan serangan dengan tangan bisa dikerjakan dalam beragam bentuk, yakni mengepal, terbuka serta terbuka beberapa denganmemerhatikan lintasan serangan. Lintasan serangan ke depan lurusdari sampingdari bawahBeberapa macam serangan dengan tangan diantaranya pukulancolokantebasansodokansikutankunciantangkapanb. Serangan dengan kakiseperti pada serangan tangan, serangan dengan kaki jugamemperhatikan unsur-unsur tehnik itu diatas untukmengembangkan tehnik yang benar. Untuk memantapkan serangan kaki butuh di perhatikan langkah melatih kemampuan serta keseimbangan kaki tumpu pada saat lakukan sepakan serta sikap badan dan sikap tangan yang baik, hingga tehnik sepakan jadi baik serta bisa lakukan sikap atau aksi selanjutnya sesudah lakukan beberapa macam serangan kaki yaitu Sikap awal menendang butuh dilatih dari beragam sikap serta posisi. Jenis – jenis sepakan ada Sebagai Tersebut sepakan ke arah depan A, T sepakan dari samping C, Sirkel sepakan belakang B 2. DengkulanDengkulan dikerjakan jika jarak/jangkauan lawan telah sangat Serkel4. Menjatuhkan Menjatuhkan dikerjakanlewat cara sapuan, ungkitan, kaitan serta jatuhan bisa dikerjakan lewat cara 1. Menghapus keseimbangan kaki tumpu sapuan, ungkitan, kaitan serta guntingan2. Menghapus keseimbangan dengan didahului tangkapan. Melatih beberapa basic lakukan serangan dengan tangan serta kaki dengan cara benar. Melatih beberapa basic lakukan belaan dengan tangan serta kaki dengan cara benar. Melatih pembentukan sikap yang benar. Kekeliruan mesti selekasnya dibetulkan Pemberian aba-aba dari lambat, teratur, bertambah jadi cepat serta mendadak Merangkaikan sebagian gerakan serangan colok-tendangan-menjatuhkan Merangkaikan sebagian gerakan belaan tangkis-hindar merangkaikan sebagian gerakan bela serta serang tangkis-pukul-tendang. 2. 1. 3 Jurusa. Pengertian yaitu satu rangkaian gerakan tehnik pencat silat pasang-serang-bela sejumlah 36 tiga puluh enam yang dilaksankan sembari mengambil langkah. Melatih meningkatkan satu pola permainan pencak silat Menumbuhkan pengertian permainan dengan cara teratur Kuasai serta yakini tehnik yang dipunyai c. Proses Sama juga dengan pembinaan senam Penjelasan unsur-unsur belaan serta serangan tehnik pada semasing jurus. Penjelasan pola langkah sesuai sama tingkatannya mengenai langkah beralih dari satu tempat ke tempat lain dengan memakai aturan pencak silat PSHT Pemberian aba-aba Pelan serta teratur untuk pemahaman serta pembentukan sikap serta tehnik yang benar ditingkatkan dengan cepat serta pendadakan untuk merangsang gerak cepat serta bertenaga ditingkatkan dengan berikan aba-aba satu hitungan Kekeliruan selekasnya dibetulkan Melatih memakai jurus dengan cara berpasangan 2A &gnti ; 2B Melatih memakai pasangan minimum dua gerakan untuk satu gunakan dengan penambahan atau penambahan jenis pemakaian gunakan di tingkat atasnya. Contoh – Polos pemakaian gunakan 4 dua macam– Jambon pemakaian gunakan 4 empat macam– Hijau pemakaian gunakan 4 dua macam– Putih pemakaian gunakan 4 dua macam– Melatih pemakaian pasangan hingga siswa hafal. serta 1. 4 Pasang a. Pengertianyaitu satu sikap gerak lemah lembut gagah berwibawa serta terbuka yang disebut perangkap supaya lawan ingin menyerang, namun dibarengi kesiapan untuk lakukan belaan dilanjutkan serangan masuk. b. Maksud – Melatih mempersiapkan keadaan siap menyerang serta siap diserang– Melatih yakini jurus c. Proses – melatih perpindahan gerak dari satu gerak ke gerak lain dengan memakai pasang berlainan– pemakaian pasamg semasing jurus2. 1. 5 Pelepasan Kuncian a. Pengertian yaitu satu tehnik untuk melepas kuncian lawan dilanjutkan dengan gerakan mengunci lawan b. Maksud – Melatih mengambil bebrapa sisi badan lawan yang lemah– Melatih memakai bagian tubuh sendiri untuk menyerang lawan c. Proses Melatih ketepatan serta kecepatan gerak dibarengi tenaga2. 1. 6 Belaan Belati a. Pengertian yaitu satu tehnik untuk terima serangan belati dengan tangan kosong b. Maksud Melatih keberanian hadapi lawan bersenjata c. Proses Melatih kecepatan serta ketepatan gerak dibarengi 1. 7 Senam Toya a. Pengertian yaitu satu gerakan serang bela memakai toya yang dikerjakan di tempat b. Maksud – melatih basic gerakan jurus toya– melatih sikap koordinasi yang benar pada sikap tangan memegang toya dengan badan serta kuda-kuda kaki– melatih gerak memegang toya dengan benar c. Proses – Pemberian aba-aba dari lambat, teratur, bertambah jadi cepat serta mendadak– Kekeliruan selekasnya dibetulkan2. 1. 8 Jurus Toya a. Pengertian yaitu satu rangkaian gerakan teknik pencak silat dengan memakai toya yang dikerjakan sembari mengambil Maksud serta Pelaksanaan sama juga dengan jurus
Yogyakarta - Museum Dewantara Kirti Griya Tamansiswa, Kota Jogja, rusak usai tawuran antara massa Persaudaraan Setia Hati Terate PSHT dan Brajamusti. Polda Daerah Istimewa Yogyakarta DIY pun menggandeng kedua organisasi itu untuk bersih-bersih di Museum Ki Hajar Dewantara hanya polisi, anggota PSHT dan Brajamusti, pembersihan kompleks Museum Dewantara Kirti Griya Tamansiswa, itu juga melibatkan anggota TNI. Kerja bakti ini juga dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77, serta HUT ke 101 Brajamusti Muslich Burhanudin mengatakan kegiatan ini sebagai wujud komitmen perdamaian dengan PSHT. Hal ini menindaklanjuti komitmen yang digaungkan di Mapolda DIY beberapa waktu lalu. "Pertama-tama kita berusaha mewujudkan komitmen yang sudah jalankan di Polda DIY kemarin dengan saudara-saudara kita PSHT," ujar Muslich kepada wartawan di sela kerja bakti, Jumat 9/6/2023."Kita juga sosialisasikan terus di anggota kita melalui tingkat-tingkat kecamatan dengan deklarasi-deklarasi antara Brajamusti dan PSHT di seluruh kecamatan di DIY kita usahakan," senada disampaikan Ketua PSHT Kota Jogja Sutopan Basuki. Sutopan mengaku senang momen kerja bakti ini menjadi terwujudnya komitmen perdamaian antara bakti membersihkan Kompleks Museum Dewantara Kirti Griya Tamsis. Polda DIY bersama PSHT, Brajamusti, dan TNI bergotong royong membersihkan Museum Ki Hajar Dewantara yang sempat rusak gegara massa tawuran, Jumat 9/6/2023. Foto Adji G Rinepta/detikJatengSutopan juga mengimbau kepada anggota PSHT baik di kota Jogja maupun di luar DIY untuk tidak termakan hoax dan provokasi-provokasi yang dapat menciderai komitmen bersama yang telah dibuat."Kami sampaikan bahwa kondisi sudah landai adem ayem tolong jangan termakan provokasi berita-berita yang provokasi dan menimbulkan kerasahan di warga masyarakat Jogja," pinta Sutopan."Bagi anggota PSHT di luar DIY Tolong jangan ada pergerakan apapun ke Jogja berkaitan dengan kejadian kemarin. Kalau ke Jogja silakan bertamasya ke Jogja, saya tunggu kedatangannya untuk bertamasya. Rekreasi di Jogja yang ternyata di Jogja itu luar biasa indah nyaman aman," itu, Kapolda DIY Irjen Suwondo Nainggolan mengatakan kegiatan ini sebagai wujud persatuan. Ia menegaskan permasalahan tawuran di Tamsis kemarin sudah selesai dan menurutnya tidak perlu dibahas lagi."Karena kami berpikir masa depan. Jadi bahwa memang permasalahan ini sudah selesai dan kita menata masa depan. Masa lalu jangan dibicarakan lagi, sekarang masa depan," jelas Suwondo. Simak Video "PSHT-Brajamusti Sepakat Damai, Minta Maaf soal Bentrokan" [GambasVideo 20detik] ams/sip
Urutan sabuk PSHT dari siswa hingga warga tingkat 1, 2, dan 3 adalah sebagai berikut. PSHT, atau Persaudaraan Setia Hati Terate, adalah salah satu perguruan pencak silat tertua di Indonesia yang didirikan pada tahun 1922 di Desa Pilangbangau, Kota Madiun, Jawa Timur. Saat ini, PSHT telah memiliki jutaan anggota yang tersebar di seluruh Indonesia dan bahkan luar negeri. Jiwa setia hati terhadap kemantapan dalam berdedikasi mendidik manusia agar memiliki budi luhur yang tahu benar dan salah serta mengaplikasikan dalam kehidupan adalah salah satu nilai yang membedakan PSHT dari perguruan pencak silat lainnya. Oleh karena itu, istilah "perguruan" yang digunakan untuk menyebut PSHT hanyalah ungkapan umum, sedangkan sebenarnya PSHT merupakan sebuah ke SH an dari sesepuh pendahulu Setia Hati Terate yang ditinggalkan menyatakan bahwa dalam organisasi ini tidak ada perbedaan atas dasar ras, suku bangsa, dan agama terhadap anggota warga PSHT. Alasannya, perilaku yang menunjukkan pengetahuan yang mengarah pada pengaplikasian ilmu yang sudah mencapai titik keberhasilan di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa merupakan hal yang utama. Oleh karena itu, perbedaan-perbedaan yang sering dijadikan parameter ukuran kualitas dari manusia itu sendiri tidak berguna ketika sudah berada di hadapan Yang Maha Kuasa. Hal ini sesuai dengan wejangan dari Nabi Muhammad SAW dalam khotbahnya, yaitu "Semua manusia adalah keturunan Adam dan Hawa. Orang Arab tidak lebih unggul dibandingkan non-Arab. Dan non-Arab tidak lebih unggul dibandingkan orang Arab. Kulit putih tidak lebih unggul dari kulit hitam, dan kulit hitam tidak lebih unggul dari kulit putih, kecuali atas sikap dan perbuatan yang baik".Oleh karena itu, urutan sabuk PSHT dari jenjang siswa hingga warga tingkat 1, 2, dan 3 didasarkan pada tingkatan pengetahuan tentang ilmu yang akan diterima oleh siswa atau anggota warga yang ingin melanjutkan jenjang tataran ilmu di atasnya Urutan Sabuk PSHTUrutan sabuk PSHT tidak hanya menunjukkan tingkat keahlian anggota PSHT, tetapi juga merupakan simbol kepercayaan dan penghargaan dari perguruan pencak silat PSHT. Sabuk putih menunjukkan bahwa seseorang adalah anggota baru, sementara sabuk hitam menunjukkan bahwa seseorang adalah ahli pencak silat PSHT yang sangat terampil dan berpengalaman. Oleh karena itu, para anggota PSHT harus bangga dengan sabuk mereka dan selalu berusaha untuk meningkatkan keterampilan untuk Naik TingkatUntuk naik tingkat dalam PSHT, anggota harus memenuhi beberapa syarat. Pertama-tama, mereka harus menguasai semua teknik dan taktik bertarung serta ilmu pengetahuan tentang spiritual yang diajarkan pada tingkat sebelumnya. Selain itu, mereka juga harus berpartisipasi dalam latihan secara teratur dan menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam keterampilan mereka. Setelah memenuhi syarat-syarat tersebut, anggota PSHT dapat diuji untuk naik ke tingkat Urutan Sabuk PSHT untuk SiswaUrutan Sabuk PSHT pada Tingkat Siswa adalah sebagai berikutPra Polos, siswa yang belum mendapatkan Sabuk. Siswa Pra Polos masih menggunakan Sakral Latihan Siswa sebagai seragam latihan, termasuk baju dan Hitam, Sabuk PSHT untuk Siswa pada tingkat Merah Muda, Sabuk PSHT untuk Siswa pada tingkat Hijau, Sabuk PSHT untuk Siswa pada tingkat Putih, Sabuk PSHT untuk Siswa pada tingkat berikut ini Materi teknik bela diri pencak silat yang harus dikuasai oleh Siswa PSHT secara garis besar meliputiAs DowerPukulanTendanganTangkisanSenam DasarJurus DasarSenam ToyaJurus ToyaPenyelesaian Teknik Bertarung, yaitu bantingan dan kuncian yang digunakan untuk menyelesaikan lawan dengan cara seperti dekapan, cekikan, dan Penggunaan SenjataKerohanian atau SpiritualWaktu yang diperlukan untuk melatih materi-materi tersebut bagi Siswa adalah rata-rata 3 tahun, namun sebaiknya dilatih selama 5 Urutan Sabuk PSHT untuk Warga Tingkat 1Warga Tingkat 1 adalah Warga PSHT yang telah menyelesaikan pendidikan semasa menjadi siswa seperti yang telah diuraikan sebelumnya. Terkait urutan sabuk PSHT untuk Warga Tingkat 1, tetap pada Tingkat 1 dengan harus mendedikasikan pengabdiannya kepada Organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate. Kewajiban Warga selain menaati Azas SH Terate, juga harus memberikan kontribusi seperti melatih Adek-adek yang masih dalam jenjang Siswa, belajar mengobati sesama manusia, karena ketika siswa masih banyak diajarkan tentang pembelaan atau jika disalahgunakan yaitu pelajaran menyakiti. Sehingga ketika sudah menjadi Warga, harus lebih mengasah lagi dalam hal pengobatan dan juga mengasah tentang kesuhuan ilmu pribadi supaya selalu tetap tajam. Namun jika diantara hal tersebut sulit untuk dilakukan, maka lakukanlah kontribusi dalam hal yang lain tetapi tetap memberikan sinar penerangan untuk sekitarnya, hal ini sesuai dengan ilustrasi pada simbol hati yaitu di logo Urutan Sabuk PSHT untuk Warga Tingkat 2Setelah menyandang status Warga Tingkat 1 dengan dedikasi serta kontribusi yang diberikan kepada organisasi PSHT secara berangsur-angsur atau terus-menerus tanpa terputus, dan dalam rentang waktu pengabdian tersebut tidak pernah merasa terbebani serta bermaksud mengharapkan sesuatu yang hanya untuk keuntungan pribadi, maka setelah lewat 15 tahun masa bakti di dalam organisasi, seseorang sudah memiliki kelayakan untuk naik ke jenjang tingkatan Warga Tingkat 2. Namun perlu dipahami, meskipun sudah memenuhi kriteria dalam berdedikasi, namun setiap individu nanti jika sudah mengikuti latihan menuju Tingkat 2 serta sudah disahkan terkait hasil ilmu akan berbeda-beda. Dalam hal keilmuan sebagai manusia tidak bisa mengukur kualitas pribadinya sendiri karena itu ranahnya Allah SWT, namun terkait materi teknik bisa urutan sabuk PSHT yang harus dilalui dari Warga Tingkat 1 untuk menuju Warga Tingkat 2, ada 3 tahapan namun tidak bisa saya sampaikan. Selanjutnya, untuk materi pelajarannya sangat kompleks karena harus mempelajari semua aspek kehidupan agar memahami fungsi sebagai individu manusia yang berbudi luhur serta selalu setia hati pada hati Urutan Sabuk PSHT untuk Warga Tingkat 3Terakhir untuk urutan sabuk PSHT adalah Warga Tingkat 3, yaitu tingkatan tertinggi di dalam organisasi PSHT. Selanjutnya, mengenai jenjang pendidikan yang harus ditempuh bagi Warga Tingkat lanjut yaitu Tingkat 2 untuk menuju ke Tingkat 3 ini bukan perkara mudah. Pada tingkatan ini, warga harus banyak berkontribusi terhadap organisasi PSHT dan tidak memiliki cacat manipulasi pendidikan dalam teknik dan spiritual. Sehubungan dengan jenjang Warga Tingkat 2 menuju Warga Tingkat 3, tidak bisa saya ungkapkan karena ini bukan untuk konsumsi umum. Namun, perlu dimengerti pentingnya maksud dari setiap tahapan yang telah diuraikan di atas bahwa di dalam PSHT memiliki struktur yang dimaksudkan baik dalam mengklasifikasi setiap individu dengan tataran yang dijalani serta telah diakui oleh sesama manusia. Namun, berbeda hal dengan Warga Tingkat 3, karena Warga Tingkat 3 yang menilai dan yang mengesahkan bukanlah sesama anggota Warga PSHT, melainkan Yang Maha Kuasa. Oleh karena itu, sebenarnya organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate sangat baik dan mulia tujuannya sebagai tempat tampung dari daya manusia yang ingin meniti ilmu teknik maupun spiritual. Meskipun sebenarnya teknik dan spiritual itu tidak bisa dipisahkan, karena dua hal tersebut harus berjalan di PSHTPersaudaraan adalah salah satu nilai yang sangat dijunjung tinggi di PSHT. Setiap anggota PSHT diharapkan untuk saling mendukung dan membantu satu sama lain. Persaudaraan ini juga terlihat dalam hubungan antara perguruan pencak silat PSHT dengan perguruan pencak silat lainnya. PSHT sering melakukan kerjasama dan pertukaran pengetahuan dengan perguruan pencak silat lainnya demi meningkatkan keterampilan dan Moral dalam PSHTPSHT bukan hanya tentang belajar teknik-teknik bertarung, tetapi juga tentang etika dan moral. Setiap anggota PSHT diharapkan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai seperti kejujuran, keberanian, dan penghormatan kepada sesama. Selain itu, mereka juga harus menghormati aturan-aturan yang ditetapkan dalam PSHT dan menjaga integritas perguruan pencak silat PSHT dalam Kehidupan MasyarakatPSHT memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Perguruan pencak silat ini tidak hanya mengajarkan keterampilan bertarung, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai seperti disiplin, kejujuran, dan keberanian kepada anggotanya. Selain itu, PSHT juga sering terlibat dalam kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang di PSHTPSHT bukan hanya sebagai hobi atau aktivitas rekreasi, tetapi juga dapat menjadi karir bagi anggotanya. Banyak anggota PSHT yang menjadi pelatih atau instruktur pencak silat setelah memperoleh tingkat keahlian yang tinggi. Selain itu, anggota PSHT juga dapat menjadi atlet pencak silat dan mengikuti kompetisi baik di tingkat regional maupun PSHT di Luar NegeriPSHT tidak hanya populer di Indonesia, tetapi juga di luar negeri. Perguruan pencak silat ini telah menyebar ke beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, Australia, dan Amerika Serikat. Di luar negeri, PSHT sering dijadikan sebagai sarana untuk mempromosikan budaya Indonesia dan memperkenalkan pencak silat kepada masyarakat di negara-negara di Depan PSHTMeskipun telah memiliki pengaruh besar di masyarakat, PSHT juga menghadapi beberapa tantangan di masa depan. Salah satu tantangan terbesar adalah untuk terus meningkatkan kualitas anggotanya agar dapat bersaing dengan perguruan pencak silat lainnya. Selain itu, PSHT juga harus terus mengembangkan diri dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman agar tetap relevan dan diminati oleh PSHT, urutan sabuk sangat penting sebagai penanda tingkat keahlian anggota. Selain itu, PSHT juga mengajarkan nilai-nilai etika dan moral kepada anggotanya serta memiliki peran yang penting dalam kehidupan masyarakat. Persaudaraan dan karir di PSHT juga dapat dijalani oleh anggotanya, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Meskipun menghadapi beberapa tantangan di masa depan, PSHT tetap menjadi salah satu perguruan pencak silat yang sangat dihormati di yang dimaksud dengan PSHT?PSHT adalah singkatan dari Persaudaraan Setia Hati Terate, sebuah perguruan pencak silat yang sangat dihormati di cara bergabung dengan PSHT?Untuk bergabung dengan PSHT, seseorang harus mendaftar sebagai siswa di perguruan pencak silat tersebut dan kemudian mengikuti proses pelatihan secara yang menjadi fokus dalam latihan PSHT?Latihan PSHT fokus pada pengembangan keterampilan bertarung serta pengembangan nilai-nilai etika dan urutan sabuk dalam PSHT?Urutan sabuk dalam PSHT dimulai dari sabuk putih untuk siswa, kemudian sabuk hijau, biru, coklat, dan hitam untuk warga tingkat 1, 2, dan yang menjadi tantangan di masa depan bagi PSHT?Tantangan terbesar di masa depan bagi PSHT adalah untuk terus meningkatkan kualitas anggotanya agar dapat bersaing dengan perguruan pencak silat lainnya serta mengembangkan diri dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman agar tetap relevan dan diminati oleh masyarakat.
2 KATA PENGANTAR Salam Persaudaraan, Membangun karakter seorang yang bersetia pada hatinya merupakan suatu pekerjaan yang cukup sulit. Ini menjadi salah satu alasan bagi kebanyakan pelatih jika mendapati siswa didiknya tak juga memahami, menghayati, dan mengamalkan ilmu setia hati. Sejauh ini penyusun mengkaji penyebab berhasil atau tidaknya program kepelatihan ternyata salah satu faktornya adalah matero ke-SH-an yag cenderung dianggap sepele di beberapa tempat latihan. Oleh karena itu, penyusun merasa terpanggil untuk menyusun sebuah buku yang berisi kumpulan materi ke-Setia Hati-an yang disusun secara sitematis dari tingkat ke tingkat. Harapan dengan adanya buku ini, penyampaian materi Ke-SH-an menjadi lebih sistematis, efektif dan efisien guna menunjang keberhasilan pendidikan. Buku ini hanya untuk pegangan warga Setia Hati Terate dan melengkapi system pembelajaran dan pelatihan kepada siswa Setia Hati Terate. Itu semua penyusun bermaksud demi menjaga kewibawaan Pengurus PSHT yang berada di tingkat Cabang, Ranting dan Rayon dalam melatih para siswanya, Terakhir, penyusunan buku ini tentu masih sangat jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penyusun nantikan demi perbaikan pada penulisan yang akan datang. Tim penyusun, Ttd PSHT - Pusat Madiun 3 PANCASILA 1. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. Persatuan indonesia 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
keshan psht tingkat 2